Penis dianggap sebagai simbol kejantanan sejak zaman kuno hingga era modern saat ini. Banyak pria merasa lebih percaya diri dengan memiliki penis yang besar dan panjang. Untuk memenuhi harapan ini, tak sedikit pria yang melakukan berbagai hal bodoh sepanjang sejarah.
Salah satunya adalah mengenakan selubung penis untuk membuat penis terlihat lebih besar. Mulai dari codpiece di abad ke-15 dan 16 di Eropa hingga labu panjang pada penis dalam suku di New Guinea. Pria juga pernah mencoba metode bodoh seperti menyengatkan tawon pada penis untuk memperbesar ukurannya, yang justru berbahaya dan tidak efektif.
Selain itu, ada cara-cara seperti mengirimkan spam via email yang menawarkan obat atau produk pembesar penis. Namun, faktanya menggosok krim apapun pada penis tidak akan membuatnya bertambah besar. Tidak ketinggalan pula penggunaan pil dan ramuan yang tidak efektif dan berbahaya bagi kesehatan.
Terakhir, ada yang bahkan rela menjalani operasi bedah penis untuk tujuan kosmetik meskipun banyak risiko dan tidak ada jaminan kepuasan. American Society for Aesthetic Plastic Surgery dan the American Society of Plastic Surgeons bahkan melarang operasi tersebut. Jadi, sebaiknya pria lebih bijak dalam memilih metode untuk memperbesar penis mereka.



Komentar :
Posting Komentar