Menurut studi, pada usia 6 bulan, sistem pencernaan dan kekebalan tubuh anak sudah cukup matang dan siap menerima makanan padat. Enzim pencernaan mulai tersedia untuk mencerna makanan padat. Untuk menghindari risiko alergi makanan pada bayi, penting untuk memperkenalkan makanan padat saat usia 6 bulan. Pada usia ini, bayi akan belajar mendorong makanan ke belakang mulut dan menelannya.
Namun, jika pemberian makanan padat terlambat (lebih dari 6 bulan), beberapa bayi mungkin kesulitan dalam menelan dan mengunyah makanan. Makanan pertama yang diberikan pada bayi sebaiknya mudah dicerna dan rendah risiko alergi. Hindari menambahkan gula atau garam pada makanan bayi. Biarkan rasanya hambar agar bayi bisa merasakan rasa alami makanan tersebut. Garam dapat berbahaya bagi ginjal bayi, sementara gula dapat merusak gigi bayi.
Saat memperkenalkan makanan padat pertama pada bayi, berikan bubur beras dengan satu jenis sayuran atau buah. Kenalkan satu per satu dan biarkan bayi merasakan rasa makanan tersebut terlebih dahulu. Beberapa contoh sayuran yang bisa diperkenalkan adalah wortel, kentang, lobak, dan lain-lain. Sedangkan buah-buahan seperti apel, pir, pisang, pepaya, dan alpukat juga bisa diperkenalkan.
Untuk bubur beras, campurkan tepung beras dengan air, kaldu, ASI, atau sufor. Daging yang dihaluskan dan dimasak matang juga bisa diperkenalkan sebagai makanan pendamping ASI. Namun, kebutuhan protein biasanya sudah terpenuhi dari ASI. Semoga informasi ini bermanfaat.




Komentar :
Posting Komentar