Tak dapat disangkal betapa pentingnya tidur untuk kesehatan. Namun, tidur bukan sekadar tentang menutup mata saja. Memilih posisi tidur yang salah dapat menyebabkan Anda terbangun dengan rasa pegal atau nyeri pada leher dan punggung. Berikut adalah posisi tidur yang sebaiknya dilakukan dan dihindari.
Tidur terlentang adalah posisi yang sangat ideal untuk mencegah nyeri pada leher dan punggung, serta mengurangi refluks asam lambung. Namun, posisi ini dapat menyebabkan ngorok. Untuk menghindari ngorok, gunakan bantal yang empuk agar kepala dan leher tidak terlalu tinggi. Untuk mencegah nyeri punggung, letakkan bantal di bawah lutut agar tungkai sedikit tertekuk. Jika alas tidur terlalu empuk, tambahkan papan setebal 1 cm di bawah seprai.
Tidur miring umumnya bagus untuk kesehatan dan dapat mengurangi ngorok. Lutut ditekuk dan agak diangkat ke arah dada dengan menjepit bantal sangat dianjurkan untuk mencegah nyeri punggung. Posisi tidur miring juga nyaman bagi ibu hamil karena melancarkan sirkulasi darah.
Pada posisi melengkung, tidur menyamping dengan lutut ditekuk dan agak diangkat ke arah dada seperti posisi janin sebaiknya dihindari. Posisi ini dapat menekan diafragma dan mengganggu pernapasan, serta menyebabkan nyeri punggung, kerutan pada wajah, dan kendurnya payudara.
Tidur tengkurap sebaiknya dihindari, terutama untuk mereka yang mengalami nyeri punggung. Posisi ini sulit menjaga posisi netral untuk tulang punggung dan dapat memberikan tekanan pada sendi dan otot, mengiritasi saraf, dan menyebabkan nyeri serta kebas. Jika Anda harus tidur tengkurap, pastikan perut diberi ganjalan bantal.




Komentar :
Posting Komentar